Image of Studi Deskriptif Mengenai Faktor-Faktor “PERSEPSI Risiko Kecelakaan” Pada Pengendara Motor Yang Tidak Menggunakan Helm

Skripsi

Studi Deskriptif Mengenai Faktor-Faktor “PERSEPSI Risiko Kecelakaan” Pada Pengendara Motor Yang Tidak Menggunakan Helm



ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Risk Perception pada mahasiswa yang mengendarai sepeda motor dilingkungan kampus UNJANI tanpa menggunakan helm. Masih banyak mahasiswa yang mengendarai sepeda motor tetapi tidak menggunakan helm. Perilaku ini tentu saja berisiko dan dapat merugikan mereka apabila terjadi kecelakaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Risk Perception dari Paul Slovic (2000). Adapun variabel dalam penelitian ini adalah Faktor Persepsi Risiko Kecelakaan yang memiliki 9 faktor yaitu dread, control, is the risk natural or is it human made, choice, is the risk new, awareness, can it happen to me, the risk-benefit trade off, dan trust. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data mengenai faktor persepsi risiko kecelakaan mana yang paling dominan atau kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode random sampling dengan menggunakan teknik Slovin menghasilkan 100 responden dari 7.594 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang dibuat oleh peneliti berdasarkan teori Risk Perception, dengan range nilai validitas 0,307 – 0,933 dan nilai reliabilitas sebesar 0.912 yang berarti dapat diandalkan. Data yang didapatkan dianalisis melalui kategorisasi untuk mengetahui faktor mana yang paling kecil pada Mahasiswa UNJANI. Kemudian menggunakan teknik analisis data kuantitatif yaitu analisis univariat untuk menggambarkan faktor Risk Perception mahasiswa UNJANI. Hasil data kuantitatif yang didapat dari penelitian ini adalah presentase terkecil mahasiswa UNJANI yaitu pada faktor The risk benefit trade off sebesar 0% atau 91 responden memiliki kategorisasi rendah dan pada faktor is the risk new sebesar 1% atau 94 responden memiliki kategorisasi rendah. Berdasarkan hasil tersebut bahwa mahasiswa UNJANI tidak menggunakan helm saat berkendara itu disebabkan, karena mereka mendapatkan keuntungan seperti tidak merasa ribet karena takut rambut atau kerudungnya akan rusak dan tidak takut akan hilangnya helm di kampus dan mereka merasa bahwa lingkungan kampus UNJANI adalah tempat yang sudah mereka kenali. Dengan demikian pihak terkait yang berkewenang bisa memberikan suatu penyuluhan mengenai pentingnya berkendara menggunakan helm, dan bahaya apa saja yang mungkin akan terjadi, serta sediakan tempat penitipan helm disetiap parkiran motor untuk keamanan helm.

Kata Kunci: Risk Perception, Mahasiswa, UNJANI


Ketersediaan

010817021700002Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
150/ABD/s
Penerbit Psi - F.Psi Unjani : CIMAHI.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
150
Tipe Isi
text
Tipe Media
digital
Tipe Pembawa
computer disc
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
0002-TA/150/ABD/s/2017
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this