Image of KERJASAMA INDONESIA-REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK DALAM PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN DI BIDANG EKONOMI DAN PERDAGANGAN TAHUN 2013-2017

Skripsi

KERJASAMA INDONESIA-REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK DALAM PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN DI BIDANG EKONOMI DAN PERDAGANGAN TAHUN 2013-2017



Sejak pembentukan kemitraaan strategis pada tahun 2005, kedua negara telah menjaga kerjasama bilateral dengan sangat baik ditambah dengan mulai dibelakukannya Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA) pada tahun 2010. Hal tersebut mendorong Indonesia untuk melakukan kerjasama bilateral dalam percepatan dan perluasaan pembangunan dengan Tiongkok yang ditandai dengan ditandatanganinya MoU Program Pengembangan Lima Tahun antara Indonesia- China untuk Kerjasama di Bidang Ekonomi dan Perdagangan untuk periode tahun 2013-2017 sesuai dengan Rencana Lima Tahun ke-12 untuk Tiongkok dan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk Indonesia. Namun setelah berlakunya perjanjian tersebut neraca perdagangan
Indonesia terhadap Republik Rakyat Tiongkok tidak kunjung membaik melainkan masih pada tren negatif atau defisit.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipepenelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan Liberalisme untuk menjelaskan Indonesia dan Republik Rakyat tiongkok sebagai aktor utama. Dalam memperkuat analisis, peneliti menggunakan konsep kerjasama bilateral, diplomasi ekonomi, perdagangan internasional dan free trade agreement. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana kondisi kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok di bidang ekonomi dan perdagangan. Sementara tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menganalisa kerjasama Indonesia dengan Republik Rakyat tiongkok dalam percepatan dan perluasaan pembangunan di bidang ekonomi dan perdagangan tahun 2013-2017 melalui Program Pengembangan Lima Tahun.

Analisis dalam penelitian ini membuktikan bahwa kerjasama Indonesia-
Republik Rakyat Tiongkok dalam percepatan dan perluasan pembangunan di bidang
ekonomi dan perdagangan adalah karena adanya sistem liberalisasi ekonomi dan
saling ketergantungan antar kedua negara yang menimbulkan kerjasama bilateral
dalam aspek diplomasi ekonomi yaitu perdagangan, pariwisata dan investasi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit Jurusan Hubungan Internasional : CIMAHI.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
digital
Tipe Pembawa
computer disc
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this